Serigala Ganas Serang Penduduk di India, 8 Orang Tewas termasuk Bayi

Ahmad Islamy Jamil
Serigala ganas yang ditangkap di Distrik Bahraich, Uttar Pradesh, India setelah membunuh delapan penduduk setempat. (Foto: tangkapan layar/X)

NEW DELHI, iNews.idSerigala ganas menyerang penduduk di Distrik Bahraich, Negara Bagian Uttar Pradesh, India. Sedikitnya delapan orang tewas akibat serangan hewan buas itu dalam dua bulan terakhir.

Para pejabat setempat mengatakan, serigala pembunuh itu telah ditangkap. Serigala itu adalah bagian dari kawanan yang berjumlah enam ekor. Dia terperangkap setelah petugas Departemen Kehutanan Uttar Pradesh menggunakan petasan untuk memaksanya masuk ke jalur tertentu.

NDTV melansir, dari delapan korban keganasan serigala itu, tujuh di antaranya adalah anak-anak. Satu korban lagi adalah perempuan dewasa. Adapun korban terakhir adalah seorang bayi, yang tewas dalam serangan pada Selasa (27/8/2024) malam.

Petugas membius serigala yang tertangkap, lalu membawanya ke kebun binatang. Menurut pernyataan resmi pemerintah, Menteri Kepala Uttar Pradesh Yogi Adityanath juga memantau operasi tersebut dengan cermat. Seorang pejabat mengatakan, mereka mengerahkan 16 tim untuk menangkap serigala tersebut.

Kamera drone dan teknik pemetaan termal drone digunakan oleh Departemen Kehutanan untuk menangkap serigala pembunuh itu. Para pejabat juga menggunakan kotoran dan air seni gajah untuk mengalihkan rute serigala saat serangan terjadi.

“Kotoran itu dibakar untuk menciptakan aroma yang menyerupai kehadiran gajah. Serigala, yang merupakan pemburu berkelompok, cenderung menghindari hewan besar seperti gajah,” kata seorang pejabat. 

“Dengan menciptakan ilusi tersebut, kami mencoba mengusir mereka dari daerah berpenduduk. Kami juga telah memasang perangkap dengan umpan di daerah-daerah terpencil,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Tak Tayang di 1 Negara Besar, FIFA Panik Kehilangan 1 Miliar Penonton

57 tahun lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal