Serbia Pindahkan Kedutaan untuk Israel ke Yerusalem, Negara Eropa Pertama Ikuti AS

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)

PALESTINA, iNews.idSerbia akan memindahkan kedutaan besarnya untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Dengan begitu, negeri pecahan Yugoslavia itu bakal menjadi negara Eropa pertama yang mengikuti langkah AS terkait pemindahan kantor kedutaan itu.

“Saya berterima kasih kepada teman saya, Presiden Serbia, atas keputusan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan untuk memindahkan kedutaan besarnya di sana,” ujar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dikutip AFP, Jumat (5/9/2020).

Dia mengungkapkan, keputusan Serbia yang kontroversial itu akan dilaksanakan pada Juli 2021.

Secara tradisional, sebagian besar misi diplomatik di Israel berada di Tel Aviv karena posisi negara-negara yang tetap netral atas Kota Yerusalem yang disengketakan sampai statusnya dapat diselesaikan dalam kesepakatan damai Israel-Palestina.

Akan tetapi, pada Desember 2017, Presiden AS Donald Trump tiba-tiba mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Politikus Partai Republik itu lantas memindahkan kantor kedutaan AS dari Tel Aviv ke kota yang menjadi tanah suci bagi tiga agama (Islam, Nasrani, dan Yahudi) itu.

Israel menguasai Yerusalem Timur pada 1967 dan kemudian mencaploknya dalam gerakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional. Israel menganggap kota itu sebagai ibu kota yang tidak terbagi. Akan tetapi, orang-orang Palestina melihat sebagian besar wilayah Arab di timur Yerusalem, termasuk Kota Tua dengan situs-situs sucinya, sebagai ibu kota negara masa depan mereka yang diduduki secara ilegal oleh zionis.

PBB dan Uni Eropa selaku mitra ekonomi utama Israel, menyatakan bahwa status akhir kota itu harus dinegosiasikan antara orang-orang Israel dan rakyat Palestina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
17 menit lalu

Israel Bebaskan 2 Aktivis GSF asal Korea Selatan, Segera Deportasi

Buletin
36 menit lalu

430 Aktivis Kemanusiaan Ditahan Israel, Mengalami Kekerasan hingga Patah Tulang

Internasional
1 jam lalu

Kesal Warga Korsel Ditangkap Israel, Presiden Lee: Bukankah Netanyahu Buronan ICC?

Nasional
2 jam lalu

RI Kutuk Perlakuan Tak Manusiawi Aktivis GSF oleh Israel!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal