Serangan Militer Koalisi Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 20 Orang

Anton Suhartono
Serangan militer koalisi Arab Saudi ke posisi pasukan pemberontak Dewan Transisi Selatan Yaman, Rabu (7/1), menewaskan sedikitnya 20 orang (Foto: DefaPress) 

KAIRO, iNews.id - Serangan militer koalisi pimpinan Arab Saudi ke posisi pasukan pemberontak Dewan Transisi Selatan (STC) Yaman, Rabu (7/1/2026), menewaskan sedikitnya 20 orang. 

Serangan udara menargetkan senjata dan amunisi yang dikirim ke Provinsi Ad Dali, di barat daya Yaman.

"Pesawat tempur koalisi melakukan sekitar 12 serangan udara terhadap peralatan militer di daerah Zubayd, Al Zand, dan Jahaf di Provinsi Ad Dali. Peralatan tersebut diangkut oleh truk membawa senjata dan amunisi yang diselundupkan dari ibu kota sementara Aden," kata seorang sumber pejabat pemerintah provinsi kepada kantor berita RIA Novosti, Rabu (7/1/2026).

Serangan udara tersebut menewaskan 20 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Juru bicara pasukan koalisi Turki Al Maliki mengatakan, pasukan koalisi, bersama dengan pemerintah Yaman, melakukan serangan pendahuluan terbatas pada Rabu pagi terhadap posisi Dewan Transisi Selatan di Ad Dali untuk menghentikan aksi militer yang dapat meningkatkan konflik.

Menurut Al Maliki, pemimpin STC, Aidarus Al Zubaidi, mengerahkan pasukan besar pada Selasa tengah malam, termasuk kendaraan lapis baja, senjata berat dan ringan, serta amunisi dari kamp militer Hadid dan As Sulban ke Ad Dali.

Sebelumnya pasukan koalisi merebut kembali Provinsi Hadhramaut dan Al Mahra dari penguasaan STC yang didukung Uni Emirat Arab, dalam serangan sepanjang akhir pekan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Pindad Bakal Pasok Senjata Tentara Arab Saudi: Senjata Kita Teruji!

57 tahun lalu

Ratusan Pejabat Berbagai Negara Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Teheran, Ada Pejabat Saudi

57 tahun lalu

KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal