Selat Hormuz Penuh Ranjau, Harga Minyak Bakal Naik sampai Akhir Tahun

Anton Suhartono
Bayang-bayang lonjakan harga energi global kian nyata setelah Selat Hormuz dilaporkan telah dipenuhi ranjau laut (Foto: Media Sosial)

WASHINGTON, iNews.id - Bayang-bayang lonjakan harga energi global kian nyata setelah Selat Hormuz dilaporkan dipenuhi ranjau laut. Kondisi ini diperkirakan akan terus mendorong kenaikan harga minyak dunia, bahkan berpotensi berlangsung hingga akhir tahun.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon), dalam laporannya kepada Kongres, seperti dilaporkan surat kabar The Washington Post, Rabu (22/4/2026), melaporkan pembersihan ranjau di jalur vital tersebut bisa memakan waktu hingga 6 bulan. Artinya, gangguan terhadap lalu lintas kapal tanker minyak tidak akan selesai dalam waktu dekat, sehingga tekanan terhadap harga energi global sulit dihindari.

Lebih mengkhawatirkan lagi, proses pembersihan ranjau baru bisa dilakukan secara efektif setelah konflik antara AS dan Iran benar-benar berakhir. Artinya, perhitungan kenaikan harga minyak sampai akhir tahun tersebut menggunakan asumsi perang berakhir dalam waktu dekat ini.

Selama ketegangan masih berlangsung, risiko terhadap keamanan jalur pelayaran utama dunia itu tetap tinggi.

Laporan surat kabar The Washington Post menyebut, Iran diduga menempatkan sedikitnya 20 ranjau di dalam dan sekitar jalur utama Selat Hormuz. Beberapa ranjau bahkan dipasang dari jarak jauh menggunakan teknologi GPS, membuat proses pendeteksian dan penjinakan menjadi jauh lebih rumit.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Tak Nyangka, Presiden Iran Pezeshkian Ternyata Dokter Bedah Jantung kini Ikut Merawat Mojtaba

Internasional
8 jam lalu

Para Ahli dari 5 Negara Kekuatan Nuklir Berkumpul di New York, Bahas Apa?

Internasional
9 jam lalu

Menhan Israel Sesumbar Hancurkan Iran sampai Kembali ke Zaman Batu, Incar Mojtaba 

Internasional
9 jam lalu

Iran Sebut AS-Israel Gagal Hancurkan Sebagian Besar Persediaan Rudal, Siap Perang Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal