Seks Bebas saat Karantina Jadi Pemicu Tingginya Kasus Baru Covid-19 di Melbourne

Arif Budiwinarto
Pasangan tengah menjalani karantina di sebuah hotel di kota Melbourne (foto: Dailymail)

MELBOURNE, iNews.id - Aturan pembatasan wilayah atau lockdown kembali berlaku di kota Melbourne, Australia mulai Kamis (9/7/2020) besok. Munculnya ratusan kasus baru Covid-19 diklaim karena kesalahan dalam penerapan aturan karantina.

Lockdown selama enam pekan akan diterapkan di seluruh kawasan Melbourne Metropolitan dan wilayah Mitchell Shire yang meliputi kawasan Broadford, Kilmore, Seymour, Tallarook, Pyalong dan Wallan.

Melbourne yang merupakan ibu kota negara bagian New South Wales (NSW) mencatatkan penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 191, dengan 37 diantaranya berkaitan dengan penularan yang sudah diketahui, sementara 154 lainnya masih diselidiki.

Dengan tambahan kasus dari Melbourne tersebut maka di negara bagian Victoria terdapat 722 kasus aktif Covid-19. Fakta ini terbilang mengejutkan, sebab pada Juni lalu Victoria tergolong negara bagian tersukses dalam menekan penyebaran Covid-19.

Otoritas kesehatan Victoria memberlakukan aturan bagi penduduk maupun pendatang yang baru tiba dari luar negeri harus menjalani karantina selama 14 hari di hotel yang disewa oleh pemerintah.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

57 tahun lalu

Eks Bos Vale WNA Australia Ditunjuk Jadi Bos BUMN Danantara Sumber Daya Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal