Rusia Kembangkan Rudal untuk Digunakan Drone Tempur, Sukses Diuji Coba

Anton Suhartono
Rusia kembangkan rudal baru X-BPLA untuk sistem persenjataan drone dan helikopter (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengembangkan rudal baru diberi nama X-BPLA. Rudal ini bisa digunakan sebagai sistem persenjataan pada drone dan helikopter.

Seorang sumber di industri pertahanan Rusia mengatakan, X-BPLA merupakan hasil pengembangan dari sistem rudal Kornet-D.

"Ini akan menjadi bagian dari sistem persenjataan drone tempur, seperti Forpost dan Inokhodets, serta helikopter Ka-52,” kata sumber tersebut, kepada kantor berita Sputnik, seperti dikutip, Minggu (19/12/2021).
 
Rudal tersebut telah diuji coba beberapa kali, berhasil diluncurkan dari helikopter Ka-52M dan drone Inokhodets, Forpost, serta Altius.

Kabar ini datang belum sepekan setelah Rusia mengumumkan keberhasilan uji coba rudal hipersonik Zircon. Rudal ditembakkan dari kapal perang Laksamana Gorshkov di Laut Putih mengenai sasaran di pantai wilayah Arkhangelsk. 

Kementerian Pertahanan Rusia saat itu menyatakan, peluncuran rudal Zircon ini merupakan rangkaian uji coba untuk mengetahui kemampuannya sebelum digunakan angkatan laut (AL).

“Kru kapal fregat Armada Utara, Laksamana Armada Uni Soviet Gorshkov, menembakkan roket Zircon lainnya sebagai bagian dari perampungan siklus uji senjata rudal hipersonik. Penembakan dilakukan dari perairan Laut Putih di posisi target pantai yang terletak di tempat pelatihan Chizha, wilayah Arkhangelsk," bunyi pernyataan. 

Uji coba Zircon sebelumnya dilaporkan pada akhir November lalu. Rudal jelajah itu juga dilaporkan telah diproduksi massal di fasilitas rahasia dekat Moskow. Saat itu Zircon juga ditembakkan dari kapal perang Laksamana Gorskhov di Laut Putih dan mengenai sasaran laut berjarak 400 kilometer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

14 jam lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

16 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

19 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal