Rusia ke Amerika dkk: Jangan Coba-Coba Sentuh Aset Kami!

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengancam negara-negara Barat soal rencana penyitaan aset-aset Moskow yang dibekukan. Para pejabat Rusia mengatakan, akan ada tanggapan yang sangat keras jika itu dilakukan Barat. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova menuturkan, Moskow tidak akan pernah menyerahkan wilayah yang telah direbut dari Ukraina dengan imbalan berupa penyerahan aset-aset Rusia yang dibekukan. “Tanah air kami tidak untuk dijual,” tulis Zakharova di aplikasi pesan Telegram. 

"Aset-aset Rusia tetap tidak boleh disentuh, karena jika tidak maka akan terjadi reaksi keras terhadap pencurian yang dilakukan oleh negara-negara Barat. Banyak orang di negara-negara Barat telah memahami hal ini. Sayangnya, tidak semua orang," kata diplomat perempuan itu. 

Menanggapi perang Rusia di Ukraina, Amerika Serikat dan sekutunya melarang transaksi dengan bank entral dan Kementerian Keuangan Rusia. Mereka juga memblokir sekitar 300 miliar dolar AS aset kedaulatan Rusia di Barat, yang sebagian besar berada di lembaga keuangan Eropa, bukan Amerika. 

Dalam komentar terpisah, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, masih banyak uang Barat di Rusia yang dapat menjadi sasaran tindakan balasan Moskow. "Prospek gugatan hukum (terhadap penyitaan aset Rusia) akan terbuka lebar," ujarnya. 

"Rusia akan mengambil keuntungan dari hal tersebut dan akan terus membela kepentingannya," kata dia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal