Rusia Gagalkan Pembajakan Pesawat Pengebom Tu-22M3 oleh Ukraina, Pilot Ditawari Uang

Anton Suhartono
Badan intelijen Rusia FSB menggagalkan upaya pembajakan pesawat pengebom strategis Tu-22M3 oleh Ukraina (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Badan intelijen Rusia Dinas Keamanan Federal (FSB) menggagalkan upaya pembajakan terhadap pesawat pengebom strategis Topulev Tu-22M3. Pesawat tempur andalan Rusia itu hendak dibajak oleh militer kemudian dibawa ke Ukraina.

“Intelijen Ukraina ingin merekrut seorang pilot militer Rusia dengan imbalan uang serta memberi kewarganegaraan Italia, membujuknya agar menerbangkan dan mendaratkan pesawat rudal ke Ukraina,” bunyi peryataan FSB, dikutip dari Reuters, Senin (8/7/2024).

Sebaliknya, Rusia justru mendapat informasi berharga dari komunikasi yang terjalin antara pihak Ukraina dengan pilot militer Rusia. Dari situ, agen mendapat informasi yang membantu pasukan menyerang pangkalan udara Ozerne, Ukraina.

Namun tak disebutkan kapan serangan terhadap pangkalan Ozerne yang berada di Zhytomyr itu berlangsung. Namun wilayah Zhytomyr berada dalam peringatan serangan udara pada Senin dini hari. 

Beberapa posting-an di media sosial, termasuk aplikasi pesan singkat Telegram, menyebutkan ada ledakan di Zhytomyr.

Sejauh ini belum ada komentar dari dinas intelijen Ukraina SBU.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Google–LALIGA Berhasil Tekan Pembajakan Secara Besar-besaran

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal