Rekor Terendah, Kurang dari 700.000 Bayi Lahir di Jepang selama 2024

Anton Suhartono
Jepang mencatat rekor terendah tingkat kesuburan pada 2024, turun menjadi 1,15 (Foto: Asahi Shimbun)

TOKYO, iNews.id - Jepang mengalami rekor terendah tingkat kesuburan pada 2024, yakni turun menjadi 1,15. Angka tersebut turun 0,05 poin dibandingkan tingkat kesuburan pada 2023.

Tingkat kesuburan merupakan jumlah rata-rata anak yang dilahirkan seorang perempuan seumur hidup di negara berpenduduk sekitar 125 juta jiwa itu. Penundaan pernikahan serta menunda untuk memiliki anak merupakan penyebab utama menurunnya tingkat kesuburan. 

Kementerian Kesehatan Jepang mengungkap, angka kelahiran bayi di Jepang terus turun selama 9 tahun berturut-turut.

Kelahiran turun di bawah 700.000 untuk pertama kali sejak penghitungan statistik dimulai pertama kali pada 1899.

Menurut kementerian, 686.061 bayi lahir dari warga Jepang pada 2024, turun sebanyak 41.227 bayi dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu jumlah kematian tahun lalu mencapai rekor tertinggi yakni berjumlah 1.605.298 orang atau naik 29.282 dibandingkan pada 2023.

Kementerian menambahkan, penurunan populasi secara keseluruhan mencapai 919.237 orang, rekor penurunan terbesar yang pernah ada.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Nasional
5 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Internasional
7 hari lalu

Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter

Internasional
8 hari lalu

PM Jepang Takaichi Luka akibat Ulah Pendukung, Batal Ikut Debat di Televisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal