Produsen Pager Taiwan Gold Apollo Tepis Terlibat Ledakan Massal di Lebanon

Ahmad Islamy Jamil
Salah satu pager buatan Gold Apollo, produsen asal Taiwan (ilustrasi). (Foto: tangkapan layar)

TAIPEI, iNews.id - Produsen pagerTaiwan, Gold Apollo, menepis dugaan keterkaitan pihaknya dalam insiden ledakan massal perangkat komunikasi itu di Lebanon, Selasa (17/9/2024) kemarin. Pemimpin perusahaan itu mengatakan, pager yang meledak di Lebanon bukan dibuat Taiwan, melainkan diproduksi dan dikembangkan oleh perusahaan Eropa.

Sebelumnya, Reuters melaporkan pada hari ini bahwa badan intelijen Israel Mossad telah menanam sejumlah kecil bahan peledak dalam 5.000 pager yang dipesan oleh kelompok Hizbullah Lebanon dari Gold Apollo.

"Pager tersebut dikembangkan dan diproduksi di luar negeri, jadi tidak ada hubungannya dengan Taiwan," kata CEO Gold Apollo, Hsu Chin Kuang, Rabu (18/9/2024), seperti dikutip portal berita Taiwan CTWANT.

Dia juga mengatakan, sekitar tiga tahun lalu, Gold Apollo telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan salah satu perusahaan Eropa. Kerja sama itu pada awalnya hanya bergerak di bidang distribusi produk Gold Apollo. Akan tetapi, perusahaan Eropa itu kemudian mulai mengembangkan sendiri pager--yang kini terlibat dalam ledakan tersebut.

Pada Selasa kemarin, ledakan massal pager terjadi di berbagai wilayah Lebanon. Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan ledakan tersebut telah menewaskan 11 orang dan menyebabkan lebih dari 4.000 orang terluka.

Media melaporkan bahwa pager sering digunakan oleh anggota Hizbullah sebagai sistem komunikasi rahasia yang paling tidak rentan terhadap peretasan.

Sampai berita ini dibuat, penyebab ledakan tersebut belum diketahui. Pihak berwenang Lebanon menuduh Israel bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal