Presiden Zelensky Sebut 16.000 Relawan Asing Menuju Ukraina untuk Perang Melawan Rusia

Anton Suhartono
Volodymyr Zelensky (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Presiden UkrainaVolodymyr Zelensky menyebut sekitar 16.000 warga asing dalam perjalanan ke negaranya sebagai relawan untuk ikut berperang melawan Rusia. Ini akan menambah kekuatan Ukraina di samping peralatan tempur bantuan negara Barat yang terus mengalir datang.

“Ukraina terus menerima persenjataan setiap hari dari mitra kami, teman dekat. Senjata semakin kuat setiap hari,” kata Zelensky, dalam pesan video yang diunggah ke media sosial, Kamis (3/3/2022).

"Ukraina menyambut relawan asing yang datang ke negara kita, kelompok pertama dari 16.000. Mereka datang untuk membela kemerdekaan dan nyawa. Untuk kita, untuk semua orang dan ini akan berhasil, saya yakin," ujarnya, lagi.

Sebelumnya, Zelensky mengumumkan pembentukan Legiun Internasional Pertahanan Teritorial, unit paramiliter yang didukung pemeritnah bagi warga asing yang ingin bergabung. Beberapa negara Eropa, seperti Inggris dan Latvia, menyatakan tidak akan melarang warganya pergi berperang di Ukraina.

Relawan internasional serta tentara bayaran sebenarnya bukan hal baru dalam konflik Rusia dan Ukraina. Mereka diyakini telah lama terlibat dalam perang di Donetsk dan Luhansk (Donbass), dua wilayah di Ukraina yang memisahkan diri.

Sepekan sebelum menyerang Ukraina, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengaku telah mengamati pemingkatan perekrutan tentara bayaran. Dia menyebut warga asing berpengalaman dikerahkan ke Donbass untuk membantu militer Ukraina.

“Ada informasi bahwa tentara bayaran dari Kosovo, Albania, serta Bosnia dan Herzegovina direkrut untuk dibkirim ke Donbass serta negara-negara lain, untuk mengacaukan Rusia. Kami sedang mengeceknya,” kata Lavrov, kepada RT, saat itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal