Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bertemu Bos CIA di Ramallah, Apa yang Dibahas?

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. (Foto: Ist.)

RAMALLAH, iNews.id – Presiden Otoritas PalestinaMahmoud Abbas bertemu dengan Kepala Badan Intelijen Pusat AS (CIA), William Burns, di Kota Ramallah, Tepi Barat, akhir pekan kemarin. Pertemuan keduanya terungkap lewat laporan kantor berita Palestina, WAFA.

Pada Jumat (27/1/2023), Burns tiba di Tel Aviv untuk mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Israel dan Palestina di tengah eskalasi konflik di Tepi Barat.

Menrut WAFA, Abbas bertemu dengan bos CIA itu di Ramallah pada Minggu (29/1/2023) malam. Dalam pertemuan tersebut, pemimpin Palestina menyatakan pentingnya menekan Pemerintah Israel untuk menghentikan tindakan sepihak dan mematuhi semua perjanjian yang ditandatangani.

Pada Jumat, polisi Israel melaporkan serangan di sebuah sinagoga di Yerusalem Timur. Menurut polisi, tujuh orang tewas akibat penembakan di lingkungan Neve Yaakov. Penyerang dilaporkan seorang warga Yerusalem Timur berusia 21 tahun bernama Alkam Kheiry. 

Sehari sebelumnya, tentara Israel melakukan serangan besar-besaran di kamp pengungsi Palestina di Jenin, Tepi Barat. Serangan zionis itu menyebabkan setidaknya sembilan warga Palestina tewas dan lebih dari 16 lainnya luka-luka.

Pada Sabtu (28/1/2023), dua orang terluka akibat penembakan di Kota Daud, sebuah situs arkeologi di Yerusalem, menurut polisi Israel. Insiden itu dikualifikasikan secara sepihak oleh Israel sebagai dugaan serangan teroris.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menjanjikan respons “yang kuat dan cepat” terhadap serangan teror. Sementara itu, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mengatakan, dia akan mengusulkan undang-undang yang mengizinkan hukuman mati terhadap teroris.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal