MANAGUA, iNews.id - Presiden NikaraguaDaniel Ortega mengumumkan tak akan ada lagi pemilu di negaranya. Dengan begitu, kubu oposisi tidak akan bisa berkuasa.
"Mereka (oposisi) bisa melupakannya! Tidak akan ada lagi pemilu di negara ini yang memungkinkan mereka berusaha merebut pemerintahan, merebut kekuasaan dengan cara itu," kata Ortega, dalam pidato memperingati 47 tahun Revolusi Sandinista, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (22/7/2026).
Ortega melanjutkan, pemerintahnya akan bekerja sama dengan parlemen dan badan-badan terkait untuk menyusun undang-undang (UU) untuk membatasi peran kekuatan-kekuatan politik.
UU baru tersebut, lanjut dia, bertujuan menghentikan para perencana kudeta dan pengkhianat untuk menggulingkan pemerintahan sah.
Ortega menyinggung kelompok-kelompok yang berusaha menggulingkan atau mengganti pemerintah didukung oleh Amerika Serikat. Namun Ortega tidak memberikan penjelasan rinci, apakah dia benar-benar akan menghapus pemilu atau membatasi keikutsertaan partai-partai politik tertentu.
Nikaragua sedianya menggelar pemilu berikutnya pada November 2027.