Prancis, Jerman dan Kanada Kecam Kematian Khashoggi

Nathania Riris Michico
Jurnalis Jamal Khashoggi yang diduga jadi korban pembunuhan. (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Prancis, Jerman dan Kanada mengecam pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, di dalam konsulat negaranya di Istanbul. Mereka mendesak pihak yang bersalah harus bertanggung jawab. Pada Sabtu (20/10), Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Yves Le Drian, menyerukan adanya penyelidikan menyeluruh dan mendalam untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas kematian Khashoggi.

"Mereka yang bersalah melakukan pembunuhan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," demikian pernyataan Le Drian.

Sementara itu, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas, mengatakan dalam pernyataan bersama, mereka mengecam keras pembunuhan Khashoggi. "Kami mengharapkan transparansi dari Arab Saudi terkait rincian kematian Khashoggi," kata Merkel.


Dia menyebut informasi yang tersedia terkait insiden itu belum cukup. "Belum ada yang jelas sejauh ini," ujarnya.

Tak hanya Prancis dan Jerman, Kanada juga tak puas atas informasi soal kematian Khashoggi. Kanada menyebut penjelasan Saudi tentang jurnalis The Washington Post itu tidak konsisten dan tak dapat dipercaya.

"Kanada mengutuk pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, yang dikonfirmasi Kerajaan Arab Saudi terjadi di konsulatnya di Istanbul," kata Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland, seperti dilaporkan AFP, Minggu (21/10/2018).

Pernyataan Freeland berbanding terbalik dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang awalnya menyebut penjelasan Saudi dapat dipercaya. Trump kemudian mengatakan dia tidak puas dengan tanggapan Saudi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Cegah Hantavirus Jelang Haji, Arab Saudi Perketat Pemeriksaan di Perbatasan

Haji dan Umrah
20 jam lalu

Jemaah Haji Tak Perlu Khawatir! Kemungkinan Hantavirus Masuk Saudi Sangat Rendah

Haji dan Umrah
1 hari lalu

Jemaah Haji RI Wafat di Tanah Suci Bertambah 4, Total Jadi 16 Orang

Haji dan Umrah
2 hari lalu

Update Haji 2026: 12 Jemaah Wafat, Mayoritas karena Jantung dan Paru-Paru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal