Pidato Emosional, Raja Belanda Willem-Alexander Minta Maaf atas Perbudakan Masa Penjajahan

Anton Suhartono
Raja Belanda Willem-Alexander menyampaikan pemintaan maaf atas keterlibatan keluarga kerajaan dalam praktik perbukadan selama masa penjajahan (Foto: AP)

AMSTERDAM, iNews.id - Raja Belanda Willem-Alexander menyampaikan pemintaan maaf secara resmi atas keterlibatan keluarga kerajaan dalam praktik perbukadan selama masa penjajahan. Pada Desember 2022, Perdana Menteri Mark Rutte lebih dulu menyampaikan permintaan maafnya atas nama pemerintah.

Raja Willem-Alexander menyampaikan permintaan maaf itu di Oosterpark, Amsterdam, Sabtu (1/7/2023), dalam pidato peringatan 150 tahun penghapusan perbudakan di Belanda.

“Hari ini saya berdiri di hadapan Anda. Hari ini, sebagai Raja Anda dan sebagai anggota pemerintah, saya menyampaikan permintaan maaf ini sendiri. Saya merasakan beban kata-kata di hati dan jiwa saya,” kata Raja Willem-Alexander, dalam pidatonya yang emosional, seperti dilaporkan kembali Associated Press.

Dia telah menugaskan tim untuk melakukan studi tentang peran keluarga kerajaan Orange-Nassau dalam perbudakan di Belanda.

“Tapi hari ini, pada peringatan ini, saya meminta maaf atas kegagalan yang nyata dalam menghadapi kejahatan terhadap kemanusiaan ini,” ujarnya, menambahkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku

57 tahun lalu

Dua Copet HP Turis Belanda di Tanah Abang Ditangkap, Aksi Terekam CCTV

57 tahun lalu

Prabowo Pidato di DPR: Bangsa Indonesia Pernah Ditempatkan di Bawah Anjing oleh Penjajah

57 tahun lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Tolak Bebaskan Eks Presiden Filipina Duterte

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal