BEIJING, iNews.id - Maskapai penerbangan China Eastern Airlines mengandangkan seluruh pesawatBoeing 737-800 menyusul kecelakaan di Guangxi, Senin (21/3/2022). Boeing 737, pesawat bermesin ganda dengan lorong tunggal merupakan salah satu armada paling populer di dunia untuk penerbangan jarak pendek dan menengah.
Stasiun televisi pemerintah CCTV melaporkan semua penerbangan yang menggunakan pesawat itu ditangguhkan sampai waktu yang belum ditentukan. Pesawat yang telanjur mengudara akan menyelesaikan penerbangan pada hari ini, kemudian akan dikandangkan.
Pesawat China Eastern Airlines dengan nomor penerbangan MU5735 itu jatuh dalam penerbangan dari Kunming menuju Guangzhou. Data dari situs web pelacakan udara FlightRadar24 mengungkap, pesawat berangkat dari Kunming pada pukul 13.11 waktu setempat. Pelacakan penerbangan berakhir pada pukul 14.22 pada ketinggian 3.225 kaki. Pesawat itu seharusnya mendarat di Guangzhou pukul 15.05.
Kecelakaan pesawat saat fase penerbangan relatif jarang terjadi, meskipun periode ini menyumbang waktu terbang terpanjang. Biasanya kecelakaan terjadi pada fase lepas landas atau menjelang mendarat, dan mendarat.
Menurut data Boeing yang diungkap pada 2021, pada periode 2011 hingga 2020 hanya 13 persen kecelakaan fatal pesawat komersial seluruh dunia yang terjadi selama fase penerbangan, 28 persen terjadi saat akan mendarat, dan 26 persen selama pendaratan.