WASHINGTON, iNews.id - Otoritas Amerika Serikat (AS) menolak izin masuk maskapai penerbangan Prancis, Air France, ke wilayah udaranya. Alasannya salah satu penumpang yang dibawa dalam pesawat berasal dari Republik Demokratik Kongo.
Penolakan masuk pesawat tersebut dikaitkan dengan wabah Ebola di Kongo yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai darurat kesehatan global.
Stasiun televisi CBS, mengutip keterangan beberapa sumber pejabat AS, melaporkan pesawat Air France tersebut terbang dari Paris menuju Detroit.
Akibat penolakan tersebut, pesawat terpaksa mendarat di Montreal, Kanada.
Otoritas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS menyatakan kepada CBS, masakapi Air France keliru mengangkut seorang penumpang. Namun badan tersebut tidak menjelaskan apakah penumpang itu warga Kongo atau hanya singgah di negara itu.
Selain itu tak disebutkan pula apakan dia menunjukkan gejala penyakit mematikan tersebut atau tidak.