Pertama Kali, Belanda Tangkap Anggota Non-Syiah Propemerintah Suriah

Umaya Khusniah
Presiden Suriah Bashar al-Assad. (Foto: Ist)

AMSTERDAM, iNews.id - Polisi Belanda menangkap seorang pria berusia 34 tahun. Dia dicurigai melakukan kejahatan perang dan kemanusiaan lantaran menjadi anggota milisi non-Syiah pro-pemerintah di Suriah

Pernyataan itu disampaikan kejaksaan setempat pada Selasa (24/5/2022). Pria yang tidak disebutkan namanya itu telah tinggal di Belanda sejak 2020 dan telah mengajukan suaka di sana.

Ini merupakan kali pertama pihak berwenang Belanda menangkap seorang tersangka kejahatan perang yang dituduh berada di pihak pemerintah Presiden Bashar al-Assad selama konflik.

"Tersangka dikatakan sebagai bagian dari milisi pro-rezim Liwa al-Quds, yang bekerja sama dengan dinas intelijen Suriah dan angkatan bersenjata Rusia," kata dinas penuntut umum dalam sebuah pernyataan.

Jaksa menambahkan, tersangka terlibat dalam penangkapan dengan kekerasan terhadap seorang warga Suriah. Orang tersebut kemudian disiksa di penjara yang dikelola oleh intelijen Angkatan Udara Suriah. 

Sebelumnya, pengadilan Belanda telah menghukum beberapa warga negara Suriah atas kejahatan perang yang merupakan anggota oposisi dan milisi Islam di Suriah.

Kasus-kasus seperti itu diadili di Belanda berdasarkan prinsip-prinsip "yurisdiksi universal". Artinya dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dapat dituntut di luar negeri jika tidak dapat diadili di negara tempat mereka diduga melakukannya. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Dua Copet HP Turis Belanda di Tanah Abang Ditangkap, Aksi Terekam CCTV

57 tahun lalu

Dibidik Pengadilan Kriminal Internasional, Menteri Radikal Israel malah Nantang: Saya Tidak Takut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal