Pernah Bantai Ratusan Ribu Warga Sipil Irak, AS Kini Malah Minta Rusia Diusir dari Dewan HAM PBB

Ahmad Islamy Jamil
Bendera AS dan bendera Rusia berkibar berdampingan (ilustrasi). (Foto: Reuters)

BUCHAREST, iNews.id – AS akan meminta Majelis Umum PBB untuk menyingkirkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia. Hal itu diungkapkan oleh duta besar AS untuk PBB pada Senin (4/4/2022), setelah Ukraina menuduh pasukan Rusia membantai puluhan warga sipil di Kota Bucha.

Menurut aturan yang berlaku di PBB, dua pertiga suara mayoritas Majelis Umum yang beranggotakan 193 orang di New York dapat mencabut keanggotaan sebuah negara di Dewan HAM karena terus-menerus melakukan pelanggaran berat dan sistematis terhadap HAM.

“Partisipasi Rusia di Dewan Hak Asasi Manusia adalah lelucon,” kata Duta Besar AS, Linda Thomas-Greenfield, di sela-sela kunjungannya ke Rumania, seperti dikutip Reuters.

“Dan itu salah, itulah sebabnya kami percaya inilah saatnya Majelis Umum PBB memilih untuk menyingkirkannya (Rusia),” ucapnya.

Kiev menyatakan bakal menggunakan semua mekanisme yang tersedia di PBB untuk mengumpulkan bukti atas kejahatan Rusia di Ukraina. “Tidak ada tempat bagi Rusia di Dewan HAM PBB,” kata Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal