Peristiwa Sejarah 21 November, Balon Udara Berawak Terbang untuk Pertama Kali 240 Tahun Silam

Rahmi Rizal
Ilustrasi balon udara berawak. (Foto: iNews/Dok.)

JAKARTA, iNews.id – Hari ini, 240 tahun silam, balon udara berawak terbang untuk pertama kalinya. Selain peristiwa tersebut, pada 21 November juga terjadi gempa bumi dahsyat yang melanda Cianjur, tenggelamnya kapal Britannic, dan pengunduran diri Presiden ZimbabweRobert Mugabe

Berikut lima peristiwa sejarah yang terjadi pada 21 November:

21 November 1783: Balon Udara Berawak Terbang Pertama Kali

Balon udara berawak pertama kali terbang pada 21 November 1783 di Paris, Prancis. Balon tersebut dibuat oleh Montgolfier bersaudara, yaitu Joseph-Michel dan Jacques-Étienne Montgolfier, yang berprofesi sebagai pembuat kertas. Membawa Jean-François Pilâtre de Rozier dan François Laurent, balon udara itu terbang sejauh hampir 9 kilometer dari Château de la Muette melintasi Bois de Boulogne dalam waktu sekitar 25 menit.

21 November 1877: Thomas Alva Edison Menemukan Fonograf 

Pada 21 November 1877, Thomas Alva Edison mengumumkan bahwa ia menemukan fonograf. Fonograf yang dapat merekam dan memutar ulang suara itu ia temukan saat mencari cara untuk merekam komunikasi telepon. Ia pun bereksperimen dengan stylus pada silinder kertas timah yang ternyata memutar ulang lagu pendek yang dia rekam. Thomas Alva Edison mematenkan fonograf temuannya tersebut pada Desember 1877. 

21 November 2022: Gempa Cianjur, Ratusan Orang Meninggal

Wilayah Cianjur, Jawa Barat diguncang gempa pada siang hari, 21 November 2022. Gempa bumi dengan kekuatan 5,6 magnitudo itu juga dirasakan di beberapa daerah di sekitar Cianjur, bahkan hingga ke Jakarta. Tercatat sekitar 140 gempa susulan terjadi hingga 22 November 2022. Akibat gempa tersebut, setidaknya 602 orang meninggal dunia dan ribuan rumah mengalami kerusakan. 

21 November 1916: Kapal Britannic Tenggelam, Tewaskan 30 Orang

Pada 21 November 1916, Kapal Britannic tenggelam di Laut Aegea akibat ledakan dahsyat. Lebih dari 100 orang dapat diselamatkan, namun 30 orang tewas. Kapal tersebut dibuat oleh White Star Line, perusahaan yang juga membuat kapal Titannic yang tenggelam pada 1912. Tidak seperti Titannic, desain lambung Britannic dibuat agar tidak rentan dengan gunung es dan terdapat sekoci yang cukup. Britannic saat itu dalam perjalanan menuju Teluk Athena untuk menjemput lebih banyak lagi tentara Inggris yang terluka dalam Perang Dunia I. 

21 November 2017: Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mengundurkan Diri

Robert Mugabe mengundurkan diri dari kursi kepresidenan pada 21 November 2017. Ia merupakan pemimpin diktator Zimbabwe yang berkuasa selama 30 tahun, diawali dengan tujuh tahun menjabat sebagai perdana menteri. Pengunduran diri tersebut didasari tekanan politik dan militer yang menyerukan Mugabe untuk mundur secara sukarela atau akan dimakzulkan. Mugabe meninggal dunia pada 2019 di Singapura.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe

57 tahun lalu

Mengerikan! Balon Udara Terbakar di Langit Brasil, 8 Orang Tewas Mengenaskan

57 tahun lalu

Kecelakaan Balon Udara di Aksaray Turki, 12 WNI Terluka

57 tahun lalu

Negara Ini Bakal Bunuh 200 Gajah, Bagikan Dagingnya untuk Warga Miskin 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal