Perang Timur Tengah, Negara Ini Liburkan Kampus dan Sekolah hingga Batasi Pembelian BBM

Anton Suhartono
Bangladesh menutup universitas serta memberlakukan penjatahan bahan bakar dampak perang Timur Tengah (Foto: AP)

DHAKA, iNews.id - Beberapa negara mulai memberlakukan kebijakan pembatasan untuk mengatasi dampak kelangkaan energi buntut perang di Timur Tengah. Penutupan atau pembatasan akses terhadap Selat Hormuz berdampak pada pasokan bahan bakar dan gas di seluruh dunia.

Bangladesh menutup universitas serta memberlakukan penjatahan bahan bakar.

Pihak berwenang menutup universitas negeri dan swasta di seluruh negara itu dan mempercepat libur Idul Fitri sebagai langkah darurat untuk menghemat listrik dan bahan bakar.

Para pejabat mengatakan, kebijakan tersebut tidak hanya mengurangi konsumsi listrik tapi juga mengurangi kemacetan lalu lintas yang menyebabkan pemborosan bahan bakar.

Kampus-kampus mengonsumsi listrik dalam jumlah besar untuk asrama, ruang kelas, laboratorium, dan pendingin udara. Penerapan libur Idul Fitri lebih awal akan mengurangi tekanan atau beban listrik negara.

“Keputusan ini diambil untuk mengurangi konsumsi listrik dan bahan bakar dengan mempertimbangkan situasi global saat ini,” bunyi pernyataan Kementerian Pendidikan Bangladesh, seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (9/3/2026).

Sekolah negeri dan swasta telah diliburkan sejak awal Ramadan, yang berarti sebagian besar lembaga pendidikan di Bangladesh tutup.

Negara yang 95 persen kebutuhan bahan bakar dan energi bergantung dari impor itu telah membatasi pembelian bahan bakar akibat panic buying sejak Jumat pekan lalu.

Sebagai bagian dari langkah-langkah penghematan yang lebih luas, pemerintah juga meminta semua sekolah dengan kurikulum internasional serta bimbingan belajar swasta untuk menangguhkan operasional selama periode Ramadan guna membatasi penggunaan listrik.

Bersamaan dengan penutupan tersebut, pemerintah mengeluarkan pedoman yang mendorong lembaga dan kantor untuk menggunakan listrik secara lebih efisien, termasuk memaksimalkan cahaya matahari serta meminimalkan penerangan dan penggunaan daya yang tidak perlu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
20 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Internasional
22 jam lalu

Israel Yakin Trump Tak Akan Serang Iran Lagi, Pilih Tekanan Ekonomi

Internasional
23 jam lalu

Jenderal Iran Ceritakan Pasukannya Gagalkan Upaya Militer AS Masuki Isfahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal