Penundaan Sidang Pemerkosaan di Malaysia Beri Tekanan Moral ke ART Indonesia

Antara
Persidangan kasus pemerkosaan seorang ART Indonesia yang dihadapi oleh Anggota Majelis Negara (ADUN) Tronoh, Paul Yong Choo Kiong, harus ditunda karena pertimbangan pandemi Covid-19. (foto: Antara)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mengatakan penundaan sidang pemerkosaan terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia--yang diduga dilakukan pejabat Perak, Paul Yong Choo Kiong--memberi tekanan moral ke korban.

"Penundaan kembali sidang yang seharusnya dilaksanakan pada 19-21 Oktober 2020 ini tentunya cukup memberikan tekanan moral bagi korban yang harus menunggu sejak peristiwa pidana terjadi pada 7 Juli 2019," kata Sekretaris 1 Korfung Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Shabda Tian, di Kuala Lumpur, Senin (19/10/2020).

Mahkamah Sesyen (Mahkamah Rendah), Senin, menetapkan tiga hari dimulai 21 Desember mendatang untuk persidangan kasus pemerkosaan seorang ART Indonesia yang dihadapi oleh Anggota Majelis Negara (ADUN) Tronoh, Paul Yong Choo Kiong.

Hakim Norashima Khalid menetapkan tanggal tersebut ketika kedua pengacara lain yang mewakili Choo Kiong, Datuk Rajpal Singh, dan Salim Bashir menghadapi kendala untuk menghadiri persidangan yang dijadwalkan pada Senin ini setelah Perintah Kawalan Pergerakan Bersyarat (PKPB) diberlakukan di Lembah Klang.

KBRI prioritaskan perlindungan terbaik bagi WNI korban...

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internet
5 jam lalu

Profil Arsyan Ismail, Pria asal Malaysia Pecahkan Rekor Dunia usai Jual Domain Rp1,1 Triliun!

Internet
6 jam lalu

Viral Pria asal Malaysia Jadi Orang Kaya Mendadak usai Jual Domain Rp1,1 Triliun!

Internasional
4 hari lalu

Dirawat Sebulan di RS, Mahathir Mohamad Diperbolehkan Pulang 2 Hari

Internasional
10 hari lalu

Dikaitkan dengan Predator Seks Epstein, Anwar Ibrahim: Sama Sekali Tak Ada Hubungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news