Penembakan saat Acara Pemakaman Korban Pembunuhan, 1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Luka Parah

Umaya Khusniah
Penembakan terjadi dalam acara kebaktian pemakaman seorang korban pembunuhan di Washington, AS. (Foto: Ilustrasi/Ist)

WASHINGTON, iNews.id - Penembakan terjadi dalam acara kebaktian pemakaman seorang korban pembunuhan di Washington, Amerika Serikat (AS). Akibatnya, satu orang tewas dan tiga lainnya luka parah. 

Kepala Polisi Metropolitan, Robert Contee mengatakan, serangan terjadi pada Selasa (11/4/2023). Seorang petugas polisi ditempatkan sekitar pukul 12:30 malam di dekat rumah duka di timur laut Washington di mana kebaktian diadakan. 

"Penembakan terjadi sekitar 20 menit setelah pemakaman berakhir untuk seorang korban pembunuhan yang ditembak pada bulan Maret. Keluarga korban telah meminta polisi untuk menempatkan petugas di dekat pemakaman," kata Contee.

Menurut juru bicara DC Fire dan EMS, setidaknya empat orang ditembak. Seorang pria tewas di tempat kejadian dan tiga orang lagi yang terdiri atas dua pria dan seorang wanita dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis. 

"Pada titik ini, tampaknya beberapa orang yang berada di blok itu menjadi sasaran khusus," kata Contee dalam konferensi pers di luar rumah duka.

Sayangnya, dia belum mengetahui pasti alasan orang-orang tersebut menjadi sasaran penembakan. Hingga saat ini, belum ada pihak yang dicurigai atau ditangkap.  

Tembakan itu terjadi ketika negara baru dilanda serangkaian penembakan massal terbaru. Di antaranya lima orang yang tewas di sebuah bank Louisville pada hari Senin lalu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal