Penembakan di Rusia Bikin Panik Prancis, Perketat Pemeriksaan Tempat Ibadah

Anton Suhartono
Pelaku penembakan di Crocus City Hall, Moskow, disebut Presiden Macron pernah berusaha menyerang Prancis namun gagal (Foto: Reuters)

PARIS, iNews.id - Prancis menerapkan kewaspadaan tingkat tinggi menyusul serangan teror di Crocus, Moskow, Rusia, yang sejauh ini menewaskan 137 orang. Terlebih lagi Prancis akan menjadi tuan rumah olimpiade musim panas ini.

Presiden Emmanuel Macron menyebut para pelaku yang sudah ditangkap tersebut berusaha menyerang Prancis beberapa bulan terakhir namun gagal.

Para pejabat Prancis menggelar pertemuan hari ini untuk membahas langkah-langkah spesifik untuk meningkatkan keamanan, seperti memperketat pemeriksaan tas di pintu-pintu masuk perhelatan konser serta tempat ibadah.

Sementara Rusia meragukan bahwa para pelaku ada kaitan dengan ISIS, Marcon, sebagaimana juga Amerika Serikat, yakin kelompok militan itu berada di balik penembakan brutal.

Macron menilai sikap Rusia yang belum mengakui keterlibatan ISIS sebagai tindakan yang sinis dan kontraproduktif.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komnas HAM: Korban Penembakan di Kembru Papua Tengah Bertambah Jadi 12 Orang

57 tahun lalu

Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, 9 Orang Terluka 

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal