BANGKOK, iNews.id - Pemimpin junta militer Thailand secara resmi dinyatakan sebagai perdana menteri setelah raja menyetujui keputusan parlemen untuk memungkinkannya mempertahankan posisi itu.
Dilaporkan Associated Press, Rabu (12/6/2019), Jenderal Prayuth Chan O Cha berlutut di hadapan potret Raja Maha Vajiralongkorn dalam sebuah upacara di kantornya, Selasa (11/5/2019), untuk menerima persetujuan raja agar dia bisa melanjutkan perannya sebagai perdana menteri.
Prayuth Chan O Cha menjabat sebagai perdana menteri sejak memimpin kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan terpilih pada 2014. Junta tidak akan lagi berkuasa begitu kabinet baru dilantik.
Pemerintahan Prayuth memberlakukan undang-undang pemilu baru yang menguntungkan dirinya dalam pemilihan umum yang diadakan pada Maret lalu.
Prayuth tidak ikut dalam pemilihan namun memenangkan pemungutan suara di parlemen pekan lalu untuk menjadi perdana menteri.