Pemerintah Jepang Resmi Setop Pakai Disket Floppy di Semua Instansi

Ahmad Islamy Jamil
Media penyimpanan floppy disk atau disket dulu pernah berjaya (ilustrasi). (Foto: Pixabay)

TOKYO, iNews.id – Pemerintah Jepang hari ini secara resmi menghapuskan penggunaan disket atau floppy disk di semua sistem birokrasinya. Langkah tersebut diterapkan negeri sakura dua dekade sejak masa kejayaan media penyimpanan itu. 

Keputusan itu dianggap sebagai tonggak sejarah yang telah lama ditunggu-tunggu dalam kampanye modernisasi birokrasi Jepang. Pada pertengahan bulan lalu, Badan Digital Jepang telah menghapus 1.034 peraturan yang mengatur penggunaan floppy disk, kecuali satu pembatasan lingkungan terkait daur ulang kendaraan.

“Kami telah memenangkan perang terhadap floppy disk pada tanggal 28 Juni!” kata Menteri Digital Jepang, Taro Kono, Rabu (3/7/2024), seperti dikutip Reuters.

Kono begitu vokal mendorong penghapusan mesin faks dan teknologi analog lainnya di pemerintahan negeri samuari. Dia sebelumnya pernah menjabat Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri Jepang. Dia resmi menjabat Menteri Digital pada Agustus 2022 setelah gagal menjadi perdana menteri.

Badan Digital Jepang sendiri didirikan saat berlangsungnya pandemi Covid-19 pada 2021. Pada waktu itu, pemerintah berupaya melakukan pengujian dan vaksinasi secara nasional. Namun dalam pelaksanaannya, terungkap bahwa Pemerintah Jepang ternyata masih bergantung pada pengarsipan dokumen dan teknologi yang sudah ketinggalan zaman.

Namun, upaya digitalisasi Jepang menemui banyak hambatan. Aplikasi pelacakan kontak gagal dijalankan selama pandemi dan penerapan kartu identitas digital My Number milik pemerintah berjalan lebih lambat dari yang diharapkan. Tak hanya itu, kesalahan data juga berulang kali terjadi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Internasional
2 hari lalu

Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter

Internasional
4 hari lalu

PM Jepang Takaichi Luka akibat Ulah Pendukung, Batal Ikut Debat di Televisi

Internasional
8 hari lalu

Badai Salju Ubah Bandara Jepang bak Pengungsian, Ribuan Penumpang Nginap Berjubelan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal