Pejabat Korut Sebut Trump Pria Tua yang Tak Sabar dan Labil

Anton Suhartono
Kim Yong Chol (Foto: AFP)

SEOUL, iNews.id - Hubungan Korea Utara (Korut) dengan Amerika Sertikat (AS) semakin tegang menjelang batas akhir waktu yang diberikan kepada Donald Trump untuk mengubah sikap soal pembicaraan denuklirisasi.

Belakangan, kedua pihak melontarkan pernyataan saling menyerang menambah situasi semakin tidak kondusif. Kondisi diperparah dengan pengumuman dari Korut yang sukses menguji coba fasilitas peluncuran satelit Sohae pada Sabtu.

Padahal fasilitas itu termasuk salah satu yang menjadi sorotan komunitas internasional terkait pengujian rudal balistik. Terlebih lagi, pemimpin Korut Kim Jong Un pada tahun lalu berjanji kepada Presiden Korea Selatan Moon Jae In untuk menutup fasilitas Sohae.

Belum cukup, Korut kembali melontarkan serangan verbal kepada Trump dengan menyebutnya telah menggertak. Selain itu Korut juga menyebut Trump sebagai 'pria tua yang tidak sabar'.

Aksi saling serang secara verbal antara Trump dan Kim mengingatkan kejadian serupa pada 2017.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Internasional
54 menit lalu

Ganas! Iran Siap Perang Panjang hingga 6 Bulan, Bahkan Lebih Lama

Internasional
16 jam lalu

Diam-Diam, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS-Israel jika Perundingan Damai Buntu

Internasional
18 jam lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal