PBB: Sulit Dipercaya, Israel Bantai Ratusan Orang Lebanon Setelah Berdamai dengan Iran

Anton Suhartono
Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Volker Turk menegaskan pembantaian Israel di Lebanon beberapa jam setelah gencatan senjata dengan Iran sulit dipercaya (Foto: AP)

JENEWA, iNews.id - Pernyataan keras dilontarkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyusul serangan besar-besaran Israel ke Lebanon. PBB menyebut sulit dipercaya bahwa serangan mematikan itu terjadi hanya beberapa jam setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Iran. Dalam insiden tersebut, ratusan orang dilaporkan tewas dalam waktu singkat.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB menyoroti ironi tragis tersebut, di mana harapan meredanya konflik justru dibayangi gelombang kekerasan baru.

Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Volker Turk menegaskan, pembantaian yang terjadi di Lebanon setelah gencatan senjata itu sebagai sesuatu yang sulit dipercaya.

Serangan brutal Israel ke berbagai wilayah di Lebanon pada Rabu (8/4/2026) disebut sebagai salah satu yang paling mematikan dalam waktu singkat. Dalam sehari, bahkan beberapa jam saja, ratusan orang dilaporkan tewas akibat gempuran yang menghantam sejumlah titik, termasuk pinggiran selatan Beirut, wilayah Lebanon selatan, hingga Lembah Bekaa.

"Skala pembunuhan dan kehancuran di Lebanon hari ini sungguh mengerikan," ujar Turk, dikutip dari Anadolu, Kamis (9/4/2026).

Menurut otoritas Israel, sekitar 100 serangan dilancarkan hanya dalam waktu 10 menit. Intensitas serangan yang sangat tinggi itu menyebabkan banyak korban berjatuhan serta membuat fasilitas kesehatan kewalahan menangani lonjakan pasien.

Menteri Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya 180 orang tewas dan 722 lainnya mengalami luka-luka. Namun, angka tersebut masih sangat mungkin bertambah seiring proses evakuasi dan pendataan korban yang terus berlangsung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

4 jam lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

6 jam lalu

AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr

7 jam lalu

Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal