PBB Masukkan Houthi ke dalam Daftar Hitam karena Bantai Anak-Anak Yaman

Ahmad Islamy Jamil
Kelompok pemberontak Houthi di Yaman kini masuk dalam daftar hitam PBB. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memasukkan Houthi ke dalam daftar hitam. Keputusan tersebut diambil lantaran berbagai pelanggaran hak-hak anak, termasuk pembantaian, yang dilakukan oleh kelompok milisi yang didukung Iran itu.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (18/6/2021), PBB menyatakan bahwa kelompok Houthi telah membunuh dan melukai 250 anak di Yaman.

PBB setiap tahun menyebutkan nama-nama negara dan kelompok yang membunuh, melukai, atau melecehkan anak-anak. Organisasi antarbangsa itu juga merilis negara dan kelompok mana saja yang menculik atau mengeksploitasi anak-anak; menolak akses bantuan untuk anak-anak, atau; menyasar sekolah-sekolah dan rumah sakit dalam serangan yang mereka lakukan.

Pada Februari, Jaringan Yaman untuk Hak Asasi Manusia dan Kebebasan melaporkan, ada 65.971 pelanggaran terhadap anak-anak Yaman oleh Houthi selama empat tahun terakhir.

Dalam laporan lainnya, jaringan tersebut mengatakan bahwa milisi Houthi telah menyebabkan lebih dari 2 juta anak masuk ke pasar tenaga kerja. Hal itu sebagai buntut dari situasi ekonomi yang memburuk di Yaman.

Kelompok pemberontak itu juga telah merampas 4,5 juta anak dari pendidikan. Itu lantaran Houthi mengubah fasilitas pendidikan di Yaman menjadi barak-barak militer untuk para anggota milisi dan kamp pelatihan untuk para rekrutannya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Balas Gempuran AS, Garda Revolusi Iran Gempur Lanud Al Azraq Secara Masif

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal