Paus Fransiskus: Kemiskinan Bisa Ditekan jika Orang Kaya Ikut Akhiri Ketimpangan

Nathania Riris Michico
Paus Fransiskus (kanan) berbicara dalam audiensi umum mingguan di aula Paul VI di Vatikan, 5 Februari 2020. (FOTO: ANDREAS SOLARO / AFP)

VATICAN CITY, iNews.id - Paus Fransiskus menegaskan bahwa kemiskinan dapat diatasi jika orang kaya di dunia berperan penuh dalam mengakhiri ketidaksetaraan. Hal itu dia serkan saat menghadiri konferensi tentang inklusi keuangan.

"Kami tidak dikutuk atas ketidaksetaraan atau kelumpuhan dalam menghadapi ketidakadilan. Dunia orang kaya dan ekonomi yang makmur dapat dan harus mengakhiri kemiskinan," kata Paus asal Argentina itu, seperti dilaporkan AFP, Kamis (6/2/2020).

"Kita harus sadar akan semua yang bertanggung jawab. Jika kemiskinan ekstrem ada di tengah kekayaan yang juga ekstrem, itu karena kita telah membiarkan celah tumbuh menjadi yang terbesar dalam sejarah," kata Paus.

Paus Fransiskus menjadikan ketimpangan sebagai tema sentral dalam kepausannya.

Beberapa pejabat yang mendengarkan pidatonya adalah Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire, dan Menteri Keuangan Argentina Martin Guzman.

"Orang-orang yang miskin di negara-negara berhutang menderita dari tekanan fiskal yang kuat dan pemotongan layanan sosial," ujar Paus.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Trump, AS Kecewa

57 tahun lalu

Paus Leo XIV Tegaskan Vatikan Tolak Gabung Board of Peace

57 tahun lalu

Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk RI Turun per September 2025, Kota Penyumbang Terbesar

57 tahun lalu

Mobil Mendiang Paus Fransiskus Disulap Jadi Klinik untuk Bantu Anak-Anak Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal