Palestina Tegaskan Tak Terima Usulan Perdamaian Timur Tengah dari AS

Anton Suhartono
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Foto: AFP)

RAMALAH, iNews.idPresiden Palestina Mahmoud Abbas menegaskan penolakannya atas rencana perdamaian Timur Tengah yang digagas Amerika Serikat pascapengakuan sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Hal itu disampaikan Abbas saat membuka pertemuan membahas respons Palestina atas pengakuan sepihak AS, Minggu 14  Januari 2018, di Ramalah. Pertemuan yang dihadiri oleh para perwakilan organisasi perlawanan Palestina itu digelar hingga hari ini.

“Kami mengatakan ‘tidak’ untuk Trump. Kami tak akan menerima proyek Anda. (Proyek) kesepakatan damai itu merupakan tamparan di abad ini dan kami tak akan menerimanya,” kata Abbas, merujuk pada proyek perdamaian Palestina-Israel versi AS yang disebut dengan ‘ultimate deal’, dikutip dari AFP, Senin (15/1/2018).

Pada kesempatan itu, Abbas juga mengatakan, dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota, maka Israel telah membatalkan perjanjian Oslo pada 1990-an.

“Saya bilang Oslo, tidak ada (perjanjian) Oslo. Israel telah menghentikan (perjanjian) Oslo,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Sebut Netanyahu Keberatan AS Berdamai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Bantah Akan Bayar Ganti Rugi Perang ke Iran: Hoaks!

57 tahun lalu

Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting

57 tahun lalu

Iran dan AS Sepakati Damai, Penandatanganan MoU Digelar Jumat Ini di Jenewa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal