Nilai Aset Rusia yang Dibekukan Kanada sejak Agresi ke Ukraina Ternyata Cuma Segini

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Kanada berkibar dengan latar belakang Pegunungan Rocky (ilustrasi). (Foto: Dok. 2020)

OTTAWA, iNews.idKanada telah membekukan aset Rusia lebih dari 123 juta dolar Kanada (Rp1,4 triliun) sejak 24 Februari lalu, sebagai bagian dari sanksi Barat atas agresi militer Moskow di Ukraina. Tak hanya itu, Ottawa juga memblokir berbagai transaksi yang melibatkan Rusia dengan nilai total mencapai 289 dolar Kanada (Rp3,3 triliun) dalam periode yang sama.

“Dari 24 Februari hingga 7 Juni 2022, RCMP melaporkan bahwa total perkiraan CAD (kode mata uang dolar Kanada) yang setara dengan 123.031.866,85 dolar aset (Rusia) di Kanada telah dibekukan secara efektif,” ungkap Angkatan Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP), dalam sebuah pernyataan pada Kamis (9/6/2022) waktu setempat.

Pada 31 Mei, Kanada memperkenalkan paket sanksi alias pembatasan baru terhadap sektor keuangan Rusia. Langkah tersebut memengaruhi 22 individu dan empat badan hukum asal negara bekas Uni Soviet itu.  Secara khusus, sejumlah pejabat tinggi lembaga keuangan Rusia dan bank-bank besar juga termasuk dalam daftar sanksi Kanada itu. 

Pada Rabu (8/6/2022), Ottawa makin memperluas sanksi tersebut dengan melarang konseling perusahaan minyak, gas, dan kimia Rusia.

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina. 

Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khususnya adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina. Negara-negara Barat menanggapi agresi militer Rusia itu dengan menjatuhkan sanksi komprehensif terhadap Moskow, termasuk embargo terhadap produk energi Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal