Nikaragua Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Amsterdam gara-gara Mental Penjajah Belanda

Ahmad Islamy Jamil
Bendera negara Nikaragua (ilustrasi). (Foto: Pixabay)

MANAGUA, iNews.id – Kementerian Luar Negeri Nikaragua pada akhir pekan ini mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Belanda. Keputusan itu sebagai buntut dari campur tangan Duta Besar Belanda untuk Amerika Tengah, Christine Pirenne, dalam urusan Nikaragua, serta perlakuan tidak hormatnya terhadap warga negara itu.

“Kementerian Hubungan Luar Negeri Nikaragua dari Pemerintah Rekonsiliasi dan Persatuan Nasional memberi tahu pihak berwenang Belanda tentang keputusan kami untuk segera menangguhkan hubungan diplomatik bilateral atas sikap intervensionis dan neokolonial Belanda yang konsisten,” ungkap Kemlu Nikaragua dalam pernyataannya, Sabtu (1/10/2022). 

Menurut pernyataan tersebut, Belanda telah merendahkan martabat rakyat Nikaragua dengan ancaman dan pembatalan proyek-proyek pekerjaan umum seperti pembagunan rumah sakit di lingkungan masyarakat adat dan keturunan Afrika. Mental penjajah Belanda semacam itu dinilai telah melecehkan kedaulatan Nikaragua selaku negara tuan rumah.

Pada Jumat (30/9/2022), Presiden Nikaragua Daniel Ortega mengutuk campur tangan Belanda dalam urusan negaranya. Dia mengatakan, pihaknya tidak ingin mempertahankan hubungan dengan Amsterdam. Apalagi, Pirenne datang untuk berbicara dengan orang-orang Nikaragua seolah-olah negara Amerika Latin itu adalah koloni Belanda.

Nikaragua juga melarang Duta Besar AS untuk Nikaragua Hugo Rodriguez memasuki negara itu. Larangan tersebut menyusul pernyataan Rodriguez saat sidang di depan Senat AS pada Juli lalu. Kala itu Rodriguez menggambarkan Nikaragua sebagai “negara kasta rendah” di kawasan Amerika.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
35 menit lalu

Gawat! Militer AS Bersiap di Pangkalan Qatar, Rudal Patriot Dimasukkan Truk

Internasional
2 jam lalu

Diam-Diam AS Terus Kirim Jet Tempur ke Timur Tengah, bakal Tambah 1 Kapal Induk Lagi

Internasional
3 jam lalu

Trump Ancam Iran Lagi: Capai Kesepakatan atau Kami Lakukan Sesuatu Sangat Keras!

Internasional
3 jam lalu

Turki Sebut Serangan AS terhadap Iran Tak Akan Bisa Gulingkan Rezim Berkuasa 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal