Beberapa media internasional, termasuk Reuters, mengutip sumber pejabat Israel, membocorkan hasil lain dari rapat kabinet itu adalah merebut seluruh wilayah Gaza dan menguasainya oleh militer. Disebutkan perluasan serangan mencakup perebutan seluruh wilayah kantong tersebut.
Kantor berita AFP, mengutip sumber lain, juga melaporkan kabar serupa.
"Rencana tersebut akan mencakup, antara lain, penaklukan Jalur Gaza dan penguasaan wilayah itu, merelokasi penduduk Gaza ke selatan untuk melindungi mereka," kata seorang pejabat Israel.
Sumber tersebut menambahkan, selama rapat kabinet Netanyahu terus mempromosikan rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengusir warga Gaza dari wilayah mereka.
Respons Hamas
Pejabat senior Hamas Mahmoud Mardawi mengatakan kepada Al Jazeera menegaskan, pihaknya hanya akan menerima kesepakatan dengan Israel mencakup gencatan senjata menyeluruh serta penarikan penuh seluruh pasukan Zionis dari Gaza.
Mardawi menegaskan, rencana apa pun dari Israel untuk merebut seluruh wilayah Gaza akan gagal karena rakyat akan melawan.