Netanyahu Minta Maaf Serang Doha, Ini Respons Qatar

Anton Suhartono
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani menerima permintaan maaf Benjamin Netanyahu (Foto: AP)

DOHA, iNews.id - Qatar merespons permintaan maaf Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait serangan ke Doha pada 9 September lalu yang menewaskan lima anggota Hamas serta seorang pejabat keamanannya.

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani menerima permintaan maaf tersebut. Sheikh Mohammed melakukan panggilan telepon dengan Netanyahu ditengahi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar mengonfirmasi permintaan maaf tersebut sebagai bagian dari upaya AS untuk mengatasi dampak agresi Israel yang menargetkan permukiman di Doha.

"Di awal seruan tersebut, Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden AS atas upayanya untuk mencapai perdamaian di kawasan, termasuk jaminan untuk mencegah terulangnya agresi terhadap negara Qatar serta komitmen AS terhadap kemitraan pertahanannya dengan Qatar," bunyi pernyataan Kemlu Qatar, seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (30/9/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Israel Sembunyikan Info Ribuan Tentara Dipecat gegara Gangguan Jiwa, Takut Pengaruhi Moral Publik

Internasional
3 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
4 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Internasional
4 jam lalu

Terungkap! Israel Sembunyikan Data Ribuan Tentara Dipecat gegara Gangguan Jiwa akibat Perang Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal