Netanyahu Klaim Banyak Negara Arab Akan Berdamai dengan Israel, Benarkah?

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menyebut berakhirnya perang dengan Iran membuka kesempatan untuk memulihkan hubungan dengan negara-negara Arab (Foto: AP)

AMMAN, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut berakhirnya perang melawan Iran membuka kesempatan bagi negaranya untuk memulihkan hubungan diplomatik dengan negara-negara Arab.

Dia mengklaim ada jendela kesempatan untuk menyepakati perjanjian diplomatik formal dengan negara-negara Arab di bawah Perjanjian Abraham yang dimediasi Amerika Serikat (AS).

"Kita telah berjuang melawan Iran dengan tekad dan meraih kemenangan besar. Kemenangan ini membuka jalan untuk memperluas perjanjian damai secara dramatis," kata Netanyahu, dalam pidatonya melalui video, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (27/6/2025).

Menurut Netanyahu, hasil perang Israel dengan Iran menghadirkan peluang untuk berdamai dan tidak boleh disia-siakan oleh negaranya. 

Dia lalu mengklaim telah memenangkan perang melawan Hamas di Gaza, meski kehilangan satu per satu tentaranya serta mengalami kerugian besar karena banyak tank dan kendaraan lapis baja yang hancur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

22 jam lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza

4 hari lalu

Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

4 hari lalu

Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal