Netanyahu kepada Warga Kota Gaza: Pergi Sekarang Juga!

Anton Suhartono
Israel memerintahkan penduduk Kota Gaza untuk mengungsi menjelang serangan besar-besaran terbaru (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Militer Israel memerintahkan penduduk Kota Gaza untuk mengungsi menjelang serangan besar-besaran, bagian dari rencana untuk mencaplok wilayah tersebut. Sebelumnya Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, juga mengancam akan menghancurkan Hamas jika tidak membebaskan sandera yang tersisa.

Perintah evakuasi tersebut menyebabkan kepanikan dan kebingungan di antara warga kota berpennduduk hampir 1 juta jiwa itu. Beberapa warga mengatakan tidak punya pilihan selain mengungsi ke selatan. Namun tidak sedikit yang memilih tetap bertahan meski taruhannya nyawa. Pasalnya tak ada lagi tempat aman di Jalur Gaza, termasuk wilayah selatan yang disediakan sebagai penampungan pengungsi.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, melalui berbagai saluran, memperingatkan penduduk untuk pergi hari ini juga. Dia mengatakan pasukan Israel sedang dikerahkan ke Kota Gaza untuk melakukan operasi darat.

"Saya sampaikan kepada penduduk Gaza, manfaatkan kesempatan ini dan mendengarkan saya baik-baik, Anda telah diperingatkan, pergi sekarang juga," kata Netanyahu.

Sebelumnya Hamas mengumumkan bersedia menerima proposal gencatan senjata yang diusulkan Amerika Serikat (AS), termasuk membebaskan semua sandera yang tersisa. Hamas bersedia memulai perundingan kembali.

Sementara itu Presiden AS Donald Trump mengklaim Israel telah lebih dulu menyetujui proposal itu. Menteri Luar Negeri Gideon Saar kemudian mengonfirmasi setuju dengan proposal AS tersebut.
 
Meski demikian sejauh ini belum ada sinyal dari Israel untuk memulai perundingan kembali, sebaliknya meningkatkan serangannya ke Kota Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal