Nepal Kacau! Kediaman PM KP Sharma Oli Diserbu Demonstran, Para Menteri Dievakuasi

Anton Suhartono
Demonstrasi di Nepal berlangsung anarkistis, Selasa (9/9) (Foto: AP)

KATHMANDU, iNews.id - Demonstrasi di Nepal berlangsung anarkistis, Selasa (9/9/2025). Masa menyerang kediaman dinas Perdana Menteri KP Sharma Oli dan para menteri.

Massa turun ke jalan sejak Selasa dini hari di Ibu Kota Kathmandu serta kota-kota lain di Nepal. Mereka menggeruduk dan menyerang kediaman beberapa politisi terkemuka, termasuk rumah Oli dan mantan Perdana Menteri Sher Bahadur Deuba.

Kantor-kantor partai politik pendukung pemerintah tak luput dari sasaran massa.

Pasukan keamanan Nepal terpaksa mengevakuasi para menteri dari kediaman dinas mereka di Bhaisepati, Lalitpur, pada Selasa sore.

"Kami telah mengevakuasi para menteri ke tempat aman. Mereka dipindahkan di lokasi aman di Lembah Kathmandu," ujar seorang sumber pejabat keamanan Nepal, kepada media lokal Setopati.

Setelah itu Perdana Menteri Oli mengumumkan pengunduran diri. Oli menjelaskan alasannya mundur yakni membuka jalan bagi solusi konstitusional guna mengatasi krisis yang sedang berlangsung.

Mohan Regmi, direktur eksekutif Rumah Sakit Layanan Sipil, mengatakan, dua orang tewas dalam demonstrasi hari ini dan 90 orang lainnya dirawat di rumah sakit. Dengan demikian jumlah korban tewas dalam demonstrasi di Nepal bertambah menjadi 21 orang.

Demonstrasi yang dimotori gen Z itu memprotes pemblokiran platform media sosial, termasuk Instagram, Youtube, dan X, di samping amburadanya perekonomian serta maraknya korupsi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

KPK Ungkap Bupati Lombok Barat Sembunyikan Uang Rp2,25 Miliar di Rumah Sakit, Modusnya Beli Saham

24 jam lalu

Dody Hanggodo Sebut Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, 6 Pejabat Terseret Kasus Korupsi

1 hari lalu

Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Milenial-Gen Z, Partai Perindo Dorong Pendidikan Politik Diperkuat

2 hari lalu

Mahasiswa Demo di Kejagung, Desak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diadili

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal