NASA Luncurkan Satelit Jelajahi Atmosfer, Lokasi Pertemuan Udara dan Ruang Angkasa

Nathania Riris Michico
Pesawat Northrop Grumman L-1011 Stargazer lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg di California. Roket Pegasus XL, berisi Ionospheric Connection Explorer (ICON) NASA, dipasang di bawah pesawat. (FOTO: Randy Beaudoin / NASA via AP)

CAPE CANAVERAL, iNews.id - NASA meluncurkan satelit untuk menjelajahi wilayah dinamis dan misterius di atmosfer, tempat di mana udara bertemu ruang antariksa, Kamis (10/10/2019) malam waktu setempat.

Satelit itu disebut Icon, kependekan dari Ionospheric Connection Explorer. Icon meroket ke orbit setelah tertunda selama dua tahun.

Satelit itu dijatuhkan dari pesawat yang terbang di atas Atlantik di lepas pantai Florida, Amerika Serikat (AS).

Lima detik setelah melepas satelit, roket Pegasus yang sudah terpasang menyala dan mengarahkan Icon menuju lokasi.

Ionosfer merupakan lapisan atmosfer teratas yang menjulang setinggi beberapa ratus kilometer. Ionosfer memiliki muatan dan kondisinya terus berubah karena perubahan cuaca luar angkasa serta cuaca bumi di bawahnya, sehingga kadang-kadang memicu gangguan komunikasi radio.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal