Nancy Pelosi Kunjungi Taiwan, Rusia: Amerika Sedang Membuktikan Diri Kebal Hukum

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov. (Foto: Reuters)

NAYPYITAW, iNews.id – Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan mendapat respons dari seteru kuat Amerika, Rusia. Pejabat tinggi negeri beruang merah itu beranggapan, dengan kunjungan Pelosi tersebut, Washington DC sedang mencoba untuk membuktikan impunitas alias kekebalannya terhadap hukum kepada seluruh dunia.

“Saya tidak ragu, bahwa ini mencerminkan posisi (AS) yang sedang kita bicarakan sehubungan dengan situasi Ukraina. Ini adalah keinginan untuk membuktikan kepada semua orang dan semua impunitas mereka dan untuk menunjukkan permisif mereka,” kata Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, kepada wartawan di Myanmar, Rabu (3/8/2022).

Pelosi akhirnya mengunjungi Taiwan dan tiba di pulau itu pada Selasa (2/8/2022) malam. Padahal, Presiden China Xi Jin Ping telah memberi peringatan kepada Presiden AS Joe Biden terkait kunjungan tersebut.

China menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya dan selalu menggunakan kekuatan untuk membawa pulau berada di bawah kendalinya. Karena itu, kunjungan Pelosi dianggap sebagai ancaman terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. 

Beijing pun telah menanggapinya dengan menggelar latihan militer berintensitas tinggi di kawasan itu, di samping memanggil duta besar Amerika Serikat di Beijing. 

Pelosi bukanlah ketua DPR AS pertama yang datang ke Taiwan. Pada 1997, ketua DPR AS pada masa itu, Newt Gingrich, datang ke pulau itu ketika hubungan antara Beijing dan Washington DC memburuk secara tajam.

Sejumlah analis menilai Amerika Serikat tidak henti-hentinya melakukan provokasi di sejumlah kawasan. Terakhir, Washington DC membuat kekacauan di Eropa saat menyambut keinginan Ukraina untuk menjadi anggota baru NATO. Provokasi itulah yang kemudian memunculkan kekhawatiran Rusia, hingga Moskow melakukan operasi militer khusus ke Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal