Nah, AS Diam-Diam Minta Iran Tak Serang Pangkalan Militernya Sebelum Gempuran ke Israel

Anton Suhartono
Amerika Serikat dilaporkan meminta Iran tidak menyerang pangkalan-pangkalan militernya di Timur Tengah (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dilaporkan meminta Iran untuk tidak menyerang pangkalan-pangkalan militernya di Timur Tengah beberapa saat sebelum Israel dihujani rudal. Iran menyerang Israel dengan 180 rudal pada Selasa (1/10/2024) malam.

Portal berita Irak Baghdadtoday, mengutip sumber pejabat negara itu, melaporkan permintaan tersebut disampaikan AS melalui pemerintah di Baghdad.

Laporan yang diterbitkan pada Kamis (3/10/2024) itu menjelaskan, AS mengirim tiga pesan darurat kepada Iran dalam waktu 30 menit.

"Washington khawatir bahwa Iran atau kelompok-kelompok yang dekat dengannya dapat menyerang pangkalan-pangkalan Amerika. Amerika Serikat melakukan semua tindakan pencegahan, bersiap untuk setiap perkembangan peristiwa yang tepat," kata pejabat yang identitasnya tak disebutkan tersebut, seperti dilaporkan kembali Sputnik, Jumat (4/10/2024).

Dia menambahkan, AS saat itu sedang memantau dengan cermat perkembangan potensi serangan rudal Iran. Bahkan AS mengungkapkan soal kemampuan rudal hipersonik Iran karena mampu menembus sistem pertahanan udara Patriot.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kemlu Pastikan RI Diundang Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Utus Dubes di Teheran

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal