Menhan Israel Akhirnya Akui Gagal Bunuh Pemimpin Iran Khamenei saat Perang

Anton Suhartono
Israel Katz menegaskan ingin membunuh Ayatollah Ali Khamenei selama perang 12 hari, namun gagal (Foto: AP)

AMMAN, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, menegaskan militernya ingin membunuh Pemimpin Tertinggi IranAyatollah Ali Khamenei selama perang 12 hari. Namun rencana itu gagal setelah Amerika Serikat (AS) memediasi gencatan senjata.

Katz menegaskan, Israel tidak perlu meminta persetujuan terlebih dulu kepada AS untuk membunuh Khamenei.

"Kami ingin melenyapkan Khamenei, tapi tidak ada peluang operasional," kata Katz, dalam wawancara dengan stasiun televisi Israel Channel 13, dikutip Jumat (27/6/2025).

Katz yakin Khamenei sadar dirinya menjadi target serangan meski bersembunyi di kedalaman tanah. Selain itu, lanjut Katz, Khamenei tampaknya memutuskan komunikasi dengan para komandan militer termasuk dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) serta kepala staf angkatan bersenjata yang baru ditunjuk setelah para penduhulu mereka tewas.

Namun pernyataan Katz itu terbantahkan karena Khamenei tetap merilis pesan video selama perang serta tidak ada bukti bahwa memutus kontak dengan para jenderal Iran.

Berbeda dengan para perwira militer, membunuh Khamenei bisa menimbulkan eskalasi besar dalam konflik tersebut. Selain sebagai kepala negara de facto di Iran, pemimpin tertinggi merupakan simbol spiritual tertinggi Syiah seluruh dunia.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta Presiden AS Donald Trump juga pernah menyinggung penggulingan rezim Iran selama perang. Namun Trump menolak rencana Israel menggulingkan Khamenei.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada

3 jam lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

4 jam lalu

Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran

6 jam lalu

Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel

7 jam lalu

Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal