Mencoba Naik Haji tanpa Izin, Lebih dari 17.000 Orang Ditahan Aparat Arab Saudi

Ahmad Islamy Jamil
Suasana jamarat di Arab Saudi, pekan lalu. (Foto: Dok. MCH)

RIYADH, iNews.id – Polisi Arab Saudi menahan lebih dari 17.000 orang karena berusaha menunaikan ibadah haji tanpa izin dari otoritas di negara tersebut. Hal itu terungkap lewat laporan Saudi Press Agency (SPA), akhir pekan kemarin.

Kantor berita itu melaporkan, pasukan keamanan Saudi menahan 17.615 orang yang tidak memiliki izin hukum yang diperlukan untuk haji. Dari jumlah tersebut, 9.509 orang melanggar aturan tempat tinggal, pekerjaan, dan keamanan perbatasan.

Selain itu, sebanyak 33 orang lainnya ditangkap karena mengangkut jemaah haji ke tempat-tempat haji tanpa izin.

Tahun ini, hampir 2 juta Muslim melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah. Ini adalah pertama kalinya Pemerintah Arab Saudi mengizinkan begitu banyak jemaah dari berbagai negara untuk berhaji, sejak dimulainya pandemi virus corona (Covid-19), lebih dari tiga tahun silam.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq al-Rabiah, mengungkapkan total umat Islam yang menunaikan haji tahun ini sebanyak 1.845.045 jiwa dari 150 negara lebih. Jumlah tersebut sudah termasuk jemaah dari Arab Saudi.

Menurut Badan Statistik Arab Saudi, jumlah jemaah haji asing yang berasal dari negara-negara Arab mencapai 346.214 orang atau 21 persen dari total jemaah haji tahun ini. Sementara jemaah dari negara-negara Afrika (tidak termasuk negara-negara Arab) mencapai 221.863 orang atau 13,4 persen.

Adapun jumlah jemaah asal Eropa, Amerika, Australia, serta negara lain yang tidak terklasifikasi mencapai 36.521 orang atau 2,1 persen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

391 Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Jakarta Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

Jemaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi saat Tiba di RI, Bisa Langsung Pulang!

57 tahun lalu

Lepas Kepulangan Perdana Jemaah Haji, Menhaj: Maaf bila Masih Ada Kendala dan Kekurangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal