Memilukan, Perempuan Hamil di Gaza Terpaksa Operasi Caesar Tanpa Dibius

Anton Suhartono
Ilustrasi perempuan hamil di Gaza terpaksa menjalani operasi caesar tanpa obat bius (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina, berdampak pada sektor kesehatan. Persediaan alat medis dan obat-obatan darurat menipis, bahkan habis, akibat blokade pemerintahan Zionis terhadap Gaza.

Ini dirasakan para pasien luka korban gempuran tentara Israel yang terpaksa menjalani operasi tanpa anestesi. Bukan hanya para korban serangan Israel, dampak ketiadaan obat-obatan juga dirasakan para perempuan yang melahirkan.

Staf UNICEF yang bertugas di Gaza, Tess Ingram, mengatakan kepada Sky News, seorang perempuan hamil di Gaza bahkan harus menjalani operasi caesar tanpa obat bius.

Selain itu, lanjut dia, bayi-bayi yang baru lahir dalam kondisi sangat menderita, sementara ibu-ibu mereka meninggal karena kehabisan darah.

Riham Jafari, relawan lembaga kemanusiaan medis ActionAid, juga mengungkap kisah memilukan yang dialami para perempuan yang datang bulan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal