Memanas, 49 Tentara Armenia Tewas dalam Pertempuran dengan Pasukan Azerbaijan

Anton Suhartono
Nikol Pashinyan (Foto: Reuters)

YEREVAN, iNews.id - Armenia mengklaim sedikitnya 49 tentaranya tewas pada Selasa (13/9/2022) akibat serangan pasukan Azerbaijan di sepanjang perbatasan. Pertikaian kedua negara memanas kembali hari ini setelah bersetigang selama puluhan tahun dipicu wilayah Nagorno-Karabakh.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan, beberapa kota di dekat perbatasan dengan Azerbaijan, yakni Jermuk, Goris, dan Kapan, diserang pada Selasa dini hari. Pasukannya memberikan respons atas apa yang disebutnya sebagai provokasi skala besar oleh Azerbaijan itu.

Pashinyan menuduh Azerbaijan menyerang kota-kotanya karena Armenia tidak mau bernegosiasi mengenai status Nagorno Karabakh, wilayah milik Azerbaijan yang dihuni sebagian besar etnis Armenia.

"Intensitas permusuhan telah menurun, tetapi serangan terhadap satu atau dua front dari Azerbaijan terus berlanjut," kata Pashinyan, dikutip dari Reuters.

Eskalasi terbaru ini memicu kekhawatiran perang skala penuh kedua negara bisa pecah bersamaan dengan invasi Rusia ke Ukraina. Setelah pecahnya Uni Soviet pada 1991, Azerbaijan dan Armenia dua terlibat perang skala penuh. Perang terakhir terjadi pada 2020 selama 6 pekan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal