Melawan saat Diingatkan soal Masker, Pria di Filipina Ditembak Mati Polisi

Anton Suhartono
Seorang pria di Filipina ditembak mati polisi karena melawan saat diingatkan soal penggunaan masker (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Seorang pria tak mengenakan masker dan melanggar aturan lockdown ditembak mati polisi di Kota Nasipit, Povinsi Agusan del Norte, Filipina, pada Kamis pekan lalu.

Peristiwa ini terjadi hanya selang sehari setelah Presiden Rodrigo Duterte memerintahkan polisi dan tentara untuk menembak mati para perusuh yang menentang pemberlakuan lockdown terkait wabah virus corona.

Menurut kepolisian setepat, seperti dikutip dari Aljazeera, Selasa (7/4/2020), korban merupakan pria 63 tahun yang tak disebutkan identitasnya. Dia tak mengindahkan perintah petugas kesehatan dan polisi di checkpoint terkait penggunaan masker dan tidak keluar dari wilayahnya.

Pria yang diduga dalam kondisi mabuk itu dihentikan petugas kesehatan setempat, namun malah melawan dengan mengacungkan sabit.

“Awalnya, pria itu diberi peringatan oleh petugas kesehata karena dia tak mengenakan masker, tapi dia malah marah, melontarkan kata-kata provokatif dan akan menyerang petigas dengan sabit,” demikin isi laporan kepolisian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Besar M7,8 di Filipina: 32 Orang Tewas, Sejumlah Bangunan Roboh

57 tahun lalu

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat, Ada Filipina hingga Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal