Malaysia Tangkap 6.048 Orang karena Langgar Lockdown

Antara
Polisi Diraja Malaysia saat melakukan patroli di tengah wabah corona. (Foto: AFP)

PUTRAJAYA, iNews.id – Pemerintah Malaysia menangkap 6.048 orang karena melanggar perintah kawalan pergerakan (PKP) atau kebijakan karantina wilayah (lockdown) di negeri itu. Para pelanggar yang ditangkap itu terhitung sejak Rabu (18/3/2020) hingga Minggu (5/4/2020) kemarin.

“Hingga Minggu malam Polisi Diraja Malaysia (PDRM) bersama Angkatan Tentara Malaysia (ATM) telah mengadakan sebanyak 743 patroli jalan raya di seluruh negara dan melakukan pemeriksaan atas 293.051 kendaraan,” kata Menteri Pertahanan Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, di Kuala Lumpur, Senin (6/4/2020).

Dia menuturkan, sebanyak 25.818 pemeriksaan mendadak (sidak) telah diadakan di seluruh negara. Sebanyak 4.822 tempat telah diperiksa oleh pihak berkuasa.

“Polisi Diraja Malaysia telah menahan 54 individu dalam razia jalan raya dan patroli PDRM kerana melanggar PKP. Jumlah yang ditangkap semalam meningkat dibanding 368 tangkapan pada hari sebelumnya. Peningkatan penangkapan adalah sebanyak 51 persen,” ujarnya.

Dia mengatakan, perkembangan tersebut adalah peningkatan yang besar dalam upaya melawan wabah virus corona (Covid-19) di negara itu. Pihaknya ingin menegaskan kepada semua rakyat Malaysia untuk terus bekerja sama dengan pemerintah.

“PDRM tidak akan setengah-setengah untuk mengambil tindakan yang lebih tegas kepada mereka yang masih tetap mengingkari arahan PKP,” ucapnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan

57 tahun lalu

Video Viral Turis Bangladesh Kencing di Eskalator MRT, Netizen Syok!

57 tahun lalu

Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun

57 tahun lalu

Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal