PARIS, iNews.id - Presiden PrancisEmmanuel Macron akhirnya berkunjung ke Suriah, Senin (6/7/2026). Dia menjadi pemimpin negara Barat pertama yang berkunjung ke negara itu sejak tumbangnya rezim Bashar Al Assad pada Desember 2024.
Kantor berita pemerinah Suriah SANA melaporkan, Macron disambut Menteri Luar Negeri (Menlu) Suriah Asaad Al Shaibani setibanya di Bandara Internasional Damaskus.
Dalam pernyataan di media sosial X, Macron menjelaskan alasannya berkunjung ke negara yang masih menyimpan bara konflik itu pasca-tumbangnya Assad.
"Saya datang untuk menegaskan komitmen Prancis terhaddap rakyat Suriah. Untuk Suriah yang berdaulat, bersatu dalam keberagaman dan damai dengan negara-negara tetangga," kata Macron, seperti dikutip dari X, Selasa (7/7/2026).
"Bersama-sama, mari kita buka babak baru stabilitas dan perdamaian," tulisnya, lagi.
Direktorat media kepresidenan Suriah pada Minggu (5/7/2026), melaporkan kunjungan Macron mencakup pertemuan meja bundar dengan Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa serta delegasi masing-masing negara.