Luncurkan 850 Rudal, AS Bantah Kehabisan Tomahawk Gempur Iran

Anton Suhartono
Pentagon membantah laporan yang menyebut persediaan rudal jelajah Tomahawk untuk menghadapi Iran berada di ambang sekarat (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon membantah keras laporan yang menyebut persediaan rudal jelajah Tomahawk untuk menghadapi Iran berada di ambang “sekarat”. 

Juru Bicara Pentagon Sean Parnell menegaskan, militer AS masih memiliki seluruh kemampuan yang dibutuhkan untuk menjalankan operasi di mana pun dan kapan pun.

Parnell juga mengkritik laporan media yang menyebut stok rudal menipis sebagai bias dan menyesatkan. Dia menilai pemberitaan tersebut seolah menggambarkan Pentagon gagal memenuhi kebutuhan pasukan di medan perang, padahal menurutnya hal itu tidak benar.

Sebelumnya, surat kabar The Washington Post menyebut militer AS telah menembakkan lebih dari 850 rudal Tomahawk selama sebulan konflik melawan Iran. Angka tersebut disebut menguras signifikan persediaan rudal berpemandu presisi yang selama ini menjadi andalan serangan jarak jauh AS.

Sebagian besar rudal itu digunakan pada fase awal Operasi Epic Fury. Dalam salah satu serangan, rudal dilaporkan menghantam sekolah dasar di Minab, Iran, yang menyebabkan lebih dari 160 siswi tewas.

Rudal Tomahawk dikenal sebagai senjata utama AS untuk serangan presisi jarak jauh, dengan jangkauan sekitar 1.600 km dan dapat diluncurkan dari kapal perang permukaan maupun kapal selam. Namun, produksi tahunannya yang terbatas, hanya ratusan unit, memicu kekhawatiran soal keberlanjutan stok.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Dubes Arab Saudi Ingin Megawati Dorong Perdamaian di Timur Tengah

Internasional
7 jam lalu

Trump: Kapal-Kapal Perang AS Siaga di Sekitar Iran sampai Kesepakatan Damai Tercapai

Internasional
8 jam lalu

42 Warga dan Tentara Israel Tewas selama Perang Melawan Iran

Nasional
10 jam lalu

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Akhiri Konflik Permanen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal