Kurung Anak yang Sakit Jiwa di Kandang Puluhan Tahun, Pria Tua Dihukum

Nathania Riris Michico
Ilustrasi pria lansia di Jepang. (Foto: Tokyo Times)

KOBE, iNews.id - Seorang pria berusia 73 tahun dihukum percobaan karena secara ilegal mengurung anak lelakinya yang sakit mental di kandang kayu selama bertahun-tahun di rumah mereka di Sanda, Jepang.

Pengadilan Distrik Kobe memvonis Yoshitane Yamasaki selama 18 bulan di penjara, diskors selama tiga tahun, karena mengunci putranya yang berusia 42 tahun di dalam kurungan. Kurungan itu memiliki tinggi 1 meter dengan lebar 0,9 meter dan panjang 1,8 meter, di sebuah gubuk prefabrikasi.

Hakim Ketua Kimikazu Murakawa mengatakan Yamasaki tidak melakukan upaya yang cukup untuk menemukan cara alternatif menangani putranya.

Ukuran kandang yang digunakan Yamasaki untuk mengurung putranya yang sakit jiwa selama puluhan tahun. (Foto: KYODO)

"Dia secara signifikan menyakiti martabatnya dengan menjaga dia di dalam kurungan," kata Murakawa, seperti dilaporkan Japan Today, Kamis (28/6/2018).

Dalam putusan diketahui, Yamasaki dan istrinya mengurung putra mereka di kandang sejak 28 April 2013 hingga 21 Januari 2018, kecuali saat memberinya makan dan memandikannya di rumah utama dua kali dalam sepekan.

Namun istri Yamasaki meninggal pada akhir Januari 2018.

Jaksa menuntut hukuman penjara 18 bulan untuk Yamasaki karena tidak berkonsultasi dengan lembaga-lembaga publik. Namun kuasa hukum meminta hakim memberi hukuman percobaan dengan alasan keluarga itu tidak menerima dukungan dari layanan kesejahteraan.

Selama proses persidangan, Yamasaki mengaku mengurung putranya karena perilaku kekerasannya. Dia mengaku sudah berkonsultasi dengan seorang pejabat kota lebih dari 20 tahun lalu, namun tidak menerima tanggapan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Nasional
5 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Internasional
7 hari lalu

Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter

Internasional
8 hari lalu

PM Jepang Takaichi Luka akibat Ulah Pendukung, Batal Ikut Debat di Televisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal